Gorontalo — Sekelompok pemuda Kampung Pentadio Barat, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, membangun ruang baca sederhana untuk meningkatkan minat literasi anak-anak kampung. Ruang baca yang memanfaatkan bekas rumah panggung ini mulai aktif digunakan sejak awal Desember 2025.
Inisiatif tersebut berangkat dari keprihatinan pemuda kampung terhadap minimnya akses bacaan bagi anak-anak di luar jam sekolah. Buku-buku yang tersedia berasal dari donasi warga, mahasiswa, serta komunitas literasi di Gorontalo.
Koordinator pemuda kampung, Rahmat Lahay, mengatakan ruang baca ini terbuka setiap sore dan akhir pekan.
“Kami ingin anak-anak punya tempat belajar yang aman dan menyenangkan di kampung sendiri,” ujarnya.
Selain membaca, ruang baca juga menjadi tempat belajar bersama dan diskusi ringan tentang budaya lokal. Warga berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kebiasaan membaca sekaligus memperkuat ikatan sosial antar generasi.

