Yogyakarta – Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo Cabang Yogyakarta (HPMIGYO) akan menggelar HPMIGYO Research Camp pada awal Juli 2026 mendatang. Kegiatan ini menjadi salah satu program strategis organisasi dalam meningkatkan kapasitas akademik sekaligus membangun ekosistem riset yang kuat di kalangan mahasiswa Gorontalo yang menempuh pendidikan di Yogyakarta.
Research Camp diperuntukkan bagi mahasiswa jenjang sarjana (S1), magister (S2), hingga doktoral (S3). Melalui kegiatan ini, peserta akan mendapatkan penguatan mengenai metodologi penelitian, penyusunan proposal riset, teknik pengumpulan dan analisis data, hingga penulisan hasil penelitian dalam bentuk skripsi, tesis, dan disertasi.
Sekretaris Umum HPMIGYO, Aron Saputra Baid, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir dan mengembangkan budaya akademik yang produktif.
«”Research Camp ini hadir sebagai ruang belajar bersama bagi mahasiswa Gorontalo di Yogyakarta. Kami ingin membantu teman-teman meningkatkan pemahaman tentang riset dan penulisan karya ilmiah, mulai dari menemukan topik yang tepat hingga menyusun hasil penelitian secara sistematis,” ujarnya.»
Menurut Aron, riset yang dilakukan mahasiswa seharusnya tidak berhenti sebagai pemenuhan kewajiban akademik semata. Lebih dari itu, hasil penelitian diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.
Melalui kegiatan ini, HPMIGYO mendorong lahirnya penelitian-penelitian yang dapat menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Berbagai isu strategis seperti pembangunan sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan, pengembangan ekonomi daerah, hingga agenda hilirisasi diharapkan dapat menjadi fokus kajian mahasiswa.
«”Kami berharap karya-karya ilmiah mahasiswa Gorontalo dapat berkontribusi dalam perumusan kebijakan yang berbasis data dan fakta. Dengan demikian, hasil riset tidak hanya bermanfaat bagi dunia akademik, tetapi juga dapat menjadi referensi bagi pemerintah dalam mengambil keputusan,” tambahnya.»
Ketua Umum HPMIGYO, Kasypul Bialangi, menuturkan bahwa Research Camp merupakan bagian dari upaya organisasi dalam membangun tradisi intelektual yang berkelanjutan di lingkungan mahasiswa Gorontalo.
«”Kami ingin membangun ekosistem riset di HPMIGYO, yakni lingkungan yang mendorong mahasiswa untuk aktif berdiskusi, melakukan penelitian, menulis, serta saling mendukung dalam pengembangan kapasitas akademik. Harapannya, akan lahir generasi intelektual Gorontalo yang tidak hanya unggul di kampus, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat,” ungkapnya.»
Kegiatan ini rencananya akan menghadirkan sejumlah akademisi, peneliti, alumni, dan mahasiswa berprestasi sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman mengenai proses penelitian dan penyelesaian studi.
Salah satu peserta yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut adalah Fanridhal Engo, mahasiswa Program Magister Hukum Keluarga di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kehadiran mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu dan jenjang pendidikan diharapkan dapat memperkaya diskusi serta memperkuat jejaring akademik antaranggota HPMIGYO.
Melalui HPMIGYO Research Camp, organisasi ini berharap dapat melahirkan budaya riset yang lebih kuat, mendorong kolaborasi lintas disiplin, serta meningkatkan kontribusi mahasiswa Gorontalo dalam pembangunan daerah dan nasional melalui karya-karya ilmiah yang berkualitas.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada awal Juli 2026 dan akan melibatkan mahasiswa Gorontalo dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta.
Penulis : Aron Saputra Baid
Editor : Van d Ridhal

