Gorontalo, 29 Maret 2026— Peringatan Haul ke-5 Syekh Ali Rahman (Bapu Mato Mela, Ta Ja’o Yibuo) berlangsung khidmat pada Ahad, 29 Maret 2026 bertepatan dengan 09 Syawal 1447 Hijriah, bertempat di Masjid Al-Ikhwan, Kota Gorontalo.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA tersebut dihadiri oleh jamaah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah dari berbagai wilayah. Turut hadir pula perwakilan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Gorontalo serta Satgaswil Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan dzikir, shalawat, serta Rotib Al-Eydrus yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan sebagai bagian dari penguatan ruhiyah dan tradisi amalan majelis.
Sejumlah tokoh turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Tokoh Masyarakat Hi. Alwi Podungge, S.IP yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Gorontalo, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Provinsi Gorontalo Rizan Adam, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Husin Ali.

Dalam sambutannya, para tokoh menekankan pentingnya menjaga tradisi haul sebagai bagian dari upaya merawat nilai-nilai spiritual, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meneladani perjuangan para ulama dalam membina umat. Mereka juga menggarisbawahi peran strategis generasi muda dalam melanjutkan nilai-nilai tersebut di tengah tantangan zaman.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Farouk Alamri, Ketua Umum Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Gorontalo, yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan.
Selain sebagai bentuk penghormatan kepada ulama, kegiatan haul ini juga menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. Antusiasme jamaah terlihat dari kehadiran dan partisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Peringatan haul ini turut dirangkaikan dengan pengukuhan Pemuda Muhyin Nufuus sebagai bagian dari upaya melanjutkan estafet perjuangan dakwah dan pembinaan umat, khususnya di kalangan generasi muda.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keteladanan, keikhlasan, dan perjuangan Syekh Ali Rahman dapat terus hidup dan menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat.

